Seorang murid hendaknya mengambil dan memasrahkan dirinya hanya pada satu Guru Mursyid. Karena satu Mursyid-nya itulah yang betanggung jawab atas murid itu sendiri dan mengarahkan pada jalan yang tepat. (Syekh Muhyiddin ibnu Arabi). Siapakah Mursyid-mu? Kapan anda masuk tarekat pada seorang mursyid itulah mursyidmu. Istiqomah, bagi orang yang suka menyeberang sana dan sini bahkan berpindah
5. Tidak bertanya-tanya kepada teman duduknya sewaktu guru di dalam majelis atau kelas. Adab terhadap guru dalam majlis ta’lim atau kegiatan belajar mengajar di kelas, murid hendaknya bertanya kepada guru ketika ada hal yang belum jelas. Hal ini tentu lebih baik daripada bertanya kepada teman di sebelahnya. Lebih memilih bertanya kepada teman
Sedangkan sub-bab kedua tentang adab-adab murid kepada guru, berteladan kepadanya dan menjaga kehormatannya. Di antara adab-adab tersebut ialah: murid hendaklah melakukan istiharah dalam memilih guru, tunduk dan patuh kepadanya, melihatnya dengan pandangan penuh penghormatan, mengetahui hak-haknya dan tidak melupakan kebaikan-kebaikannya.
Melalui doa, rasa cinta dan kasih sayang kepada siswa akan bertambah mekar dalam hati. Untuk itu, hendaklah guru senantiasa memohon kepada-Nya agar Dia meluruskan (hati) siswanya. Guru sebagai orang tua bagi siswa. Karenanya, Nabi ﷺ melarang kepada orang tua (guru) mendoakan keburukan bagi siswa.
Skripsi tersebut membahas tentang konsep etika guru terhadap murid dalam belajar-mengajar menurut K.H. Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabul Alim Wa Al Muta’allim. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh penulis mengambil judul. “Etika Guru dan Murid dalam Kitab Al- Fatḥu Al- Rabbāniy Karya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani”.
Murabbi bermakna menumbuhkembangkan segenap potensi pada diri murid. Muaddib bermakna menanamkan adab atau akhlak pada diri murid. Muallim bermakna mengajarkan ilmu pengetahuan. Mudarris bermakna menyampaikan pelajaran. Mursyid bermakna membimbing dan menunjukan arah yang benar. Penekanan makna tersebut menggambarkan keseluruhan makna guru.
Indikator Pencapaian • 1.4.1 Menyadari kewajiban menerapkan adab yang baik kepada orang tua dan guru. • 2.4.1 Menunjukkan perilaku terbiasa menerapkan adab yang baik kepada orang tua dan guru. • 3.4.1 Menjelaskan pengertian adab kepada orang tua dan guru. • 3.4.2 Mengidentifikasi dalil tentang adab kepada orang tua dan guru. • 3.4.3
.
  • ej2i2wqpev.pages.dev/170
  • ej2i2wqpev.pages.dev/227
  • ej2i2wqpev.pages.dev/396
  • ej2i2wqpev.pages.dev/158
  • ej2i2wqpev.pages.dev/254
  • ej2i2wqpev.pages.dev/2
  • ej2i2wqpev.pages.dev/230
  • ej2i2wqpev.pages.dev/71
  • ej2i2wqpev.pages.dev/64
  • adab murid kepada guru mursyid